Langsung ke konten utama

Jatuh Cinta

Dia, pemuda manis yang berhasil menggoda hati saya
Tanpa paksaan dia sampai di titik terdalamnya
Diruang yang tadinya hampa 
sekarang dia rajanya 
Sendirian berkuasa akan hati saya
Yang tidak bertuan dan tidak bertahta

Semenjak kehadirannya
Perlahan mengubah saya menjadi penyair yang haus akan kisah haru yang bahagia
Memandang sebuah fantasi didepan mata
Selalu ingin merangkai ribuan syair tentangnya 
Tentang kisah saya dan dia
Yang sedang menari diatas lembah bahagia

Bersama dia membuat saya banyak bercerita
Terutama kisah semesta yang mempertemukan saya dengannya
Diatas dermaga yang sudah tua
Berpaut dengan senja yang merona
Merangkul saya dengan senyumnya





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pupus

Apa yang dicari dari anganmu yang tak berujung Egomu terus mencuak tak ingin berhenti memahami keadaan  Meraung akal mu menjelaskan kemana seharusnya kau menapakkan kaki itu Dan kau, masih teguh dengan pendirianmu layaknya sebua batu Kau ceritakan bagaimana harapanmu yang pupus kepada mereka yang tidak mengerti dan  tidak ingin mengerti Mencari validasi konyol dari kesalahanmu sendiri Kau katakan dengan lantang, bahwa kau sama sekali tidak bersalah Karena itulah dirimu sebenarnya Tidak ingin memahami dan mengenali keadaan Pupus harapan sudah katamu Tapi kau sedang menari dibawah cahaya hingar bingar kebahagian mu yang baru Bahkan lebih terang dari sebelumnya Apa sebenarnya yang sedang kau lakukan saat ini?

Luka

Kakinya sudah melalang buana tapi lukanya tidak pernah hilang siapa yang tega membawa bahagianya dari dia yang malang Ia meringis kesakitan disana membekas rasa sakit bersama kenangan Matanya menatap nanar iba rasanya ketika melihat dia tepuruk dengan tubuh yang gemetar meraung kesakitan mengais rasa iba yang tidak akan pernah dia dapatkan

Rumah Ternyaman

Aku ingin mencintaimu lebih lama Lebih dari sekedar kalimat selamanya Menari bersama diatas tawa Menyimpul benang luka menjadi bahagia Kita dua insan yang berbeda Berharap kau akan menepi dan berlabuh lama Tanpa syarata menggengam dan bercengkrama Dirumah ternyaman kita berdua